Suami kakakku tiba tiba masuk saat aku akan mengganti baju, ia masuk dan melihat tubuhku yang tanpa busana
lalu terdiam sambil menatapku, setelah itu ia beralasan kalau ingin meminjam Hp ku untuk menelepon kakaku kenapa blm pulang
Nama ku Jenni, aku adalah karyawan salah satu alfamart di bandung
waktu iru pas hari sabtu dam waktu nya untuk aku offday
jadi pada saat itu aku drumah saja dan tak keluar sama sekali, kebetulan juga kakakku pergi arisan dari pagi sampai malam katanya, jadi ia menyuruhku untuk merapikan rumah untuk 1 hari itu
jam 8 tepat aku bangun, dan merapikan kamar ku, setelah itu aku menuju keluar dan mandi
setelah mandi aku langsung menuju kamar hanya dengan menutup badanku dengan handuk
karna ku pikir suami kakakku masih tidur maka aku tak segan segan untuk jalan seperti biasa saja
dan saat melewati ruang keluarga ternyata suami kakakku sedang duduk disana dan membaca koran lantas saat aku melihatnya maka aku segera lari ke kamar ku
saat aku hendak ingin memakai celana dalam ku, aku mencari dimana ku letakan karna perasaan sudah kubawa ke kamar mandi karna ku pikir tadi suami kakakku blm bangun maka aku memmutuskan untuk memakainya kembali di kamar saja
tak lama suami kakakku mengetuk pintu kamar ku dan membuka pintu kamar ku
aku langsung menuju ke kasur dan menutupi tubuhku pakai handuk yang ku kenakan tadi
"asa apa nas ?"tanya ku pada suami kakakku
"tidak, aku hanya mengembalikan celana dalam mu yang jatuh saat kamu berlari tadi"jawab suami kakakku itu
lalu suami kakakku menyerahkan nya padaku tapi aku hanya menatap ia saja karna kau sudah terlanjur malu
lalu suami kakakku berkata "kenapa kamu terdiam ? ada yang salah ya ?"tanya nya padaku
lalu aku mengambil celana dalam ku dan segera aku memakainya, sementara suami kakaku bukannya keluar malah melihat ku memakai celana dalamku
aku yang getar getar saat memakai celana dalam ku itu sampai sampai beberapa kali sata aku ingin memakainya celana dalamku jatuh ke bawa
dan akhirnya membuat suami kakakku mengambil kembali celama dalamku dan berkata "sini aku bantu kamu memakainya
ia sudah berjongkok seperti seorang ibu yang memakaikan anaknya celana
saat celana dalamnya naik sampai atas kakak ipar ku malah mengelus pantatku dan sesekali ia seperti melonggarkan celana dalamku agar mudah dipakai
lalu sampai di depan vagiana ku tangganya mencoba mengelituk vaginaku
aku yang sudah tak bisa lagi berbnuat apa apa karena rasa nikamta sentuhan yang diberikan kakak ipar ku itu sekaan akan sudah membuatku tak berfikir apa apa lagi
lalu kakak iparku mendiringku kembali ke kasur dan menciumku sambil memainkan vaginaku
aku hanya bisa mendesah
lalu ciuman itu turun ke bawah dan mengelitik vaginaku, ras ageli geli serta nikmat yang kurasakan pada saat itu belum pernah ku rasakan sebelumnya
aku menikmati setiap permainan yang dimainkan kakak iparku itu
lalu sengan rasa tak sabar kakak iparku dengan cepat ingin memasukan batang kontolnya itu ke dalam vagina ku
aku menariknya dan mengulum batang kemaluannya itu
ia mendesah keenakan dan mengayunkan pantatnya maju mundur
tak lama kemudia ia mendorongku dan segera memasuka batang nya itu ke vagina ku, awalnya aku merasa kesakitan sampai aku hendak ingin menjerit
saat aku merasakan kesakitan kakak iparku menciumku
sambil dimasukan perlahan lahan batang kemaluannya itu aku masih merasa sakit
karna batang kemaluan kakak iparku itu lumayan besar juga panjang seperti batang kemaluan orang arab
karna saking panjang nya itu tidak bisa masuk seutuhnya aku smapai berfikir bagaimana rasa nya kakakku pada saat mereka malam pertama nya, apakah se[perti ini juga
saat sudah masuk sampai menyentuh ujung dinding rahimku aku mulai menikamti setiap tusukan yang diberikan kakak iparku itu
äh .. ahhh ... ahhh ... "desahku karna nikmat tersebut
sambil menusukku, kakak iparku menciumku dan memainkan payudaraku
lalu aku diminta kakak iparku untuk berbalik badan dan aku sekarang dalam posisi nungging
saat posisi ini aku merasakan sakit sampai aku berteriak sesekali
sampai kakak iparku merubah posisi kembali dengan menggendongku, ahh ... nikmat tersebut benar benar tak terbayangkan
ML sambil berciuman saat di gendong membuatku seperti di film film saat itu
sampai akhirnya kakak iparku telah ingin keluar maka ia menidurkan ku san aku juga ingin mengeluarkan cairan ku juga pada saat itu
ia terus menciumku dan memainkan payudara ku smapai akhirnya aku mengeluarkan cairan ku dan tak lama kemudian di sambut oleh kakak iparku sengan semburan sperma nya dalam vagina ku
saat itu kami berpelukan dan menikamti moment moment tersebut
aku sampai berfikir kalau ternyata kakak iparku sjaa bisa memuaskan ku apalagi kakak ku itu
saat di cabut batang kemaluan kakak iparku itru kontolnya tidak lemas dan malah ia menginginkan lagi
kami melakukan hal tersebut setiap kakakku hendak untuk pergi arisan dan setidaknya kau melakukan itu sampai 3 ronde, untuk ytang kedua kali nya kami melakukan hubungan tersebut aku tak agi meras akesakitan saat akan ditusuk oleh kakka iparku karna sudah terbiasa akan besar nya batang kontol kakak iparku

Komentar
Posting Komentar